Menulis itu Sulit

Standar

Menulis itu sulit, begitulah yang terjadi disaat kita belum mempunyai tujuan kenaa kita harus menulis. Begitu pula bagi saya menulis itu sulit, untuk menulis saya masih selalu pada orang lain. Apakah tulisan saya ini bagus, orang lain senang membacanya, apakah mereka yang akan mendapatkan manfaat dari apa yang saya tulis. Dan mungkin teman-teman juga pernah merasakan hal yang sama atau bahkan sama seperti saya. Ingin menulis namun sulit sekali untuk melakukannya.

Memang kesulitan itu masih saya alami sampai saat ini. Masih sering kali kesulitan mencari apa topik yang bisa saya tulis. Dan kadang meski saya telah mendapatkan topik yang menarik untuk saya tulis, sering kali muncul pikiran bahwa tulisan yang saya tulis nantinya tidak akan begitu baik.

Sering kali terpaku pada penilaian orang lain. Padahal disanalah proses yang seharusnya kita alami. Penilaian dari orang lain seharusnya bukan jadi penghalang bagi kita untuk menulis, namun jadikan penilaian orang ain terhadap tulisan kita sebagai buah cinta mereka pada kita. Karena dari penilaian dari merekalah kita belajar untuk terus memperbaiki tulisan kita.

Banyak manfaat yang kita dapatkan dari menulis. Setiap orang punya alasan tersendiri kenapa mereka harus menulis. Seperti halnya buku yang baru saja ditulis oleh Pak Habibie, menulis beliau gunakan sebagai terapi atas kerinduannya pada Bu Ainun. Rasa rindunya yang amat sangat terhadap Bu dokter sang pendamping hidup bisa menyebabkan beliau menderita psikosomastik. Bagi saya saat ini, menulis merupakan proses dalam membentuk pola piker saya pribadi, bagaimana saya mampu memahami suatu hal dan bisa saya sampaikan pada yang lain.

Untuk bisa menuliskan sesuatu, maka saya harus punya sesuatu dulu. Seperti analogi ilmu teko Aa Gym. Jika tekonya saja kosong bagaimana ia bisa mengisi gelas yang kosong. Sehingga untuk selalu bisa menulis saya selalu mencoba mencari isi tekonya dulu.

Lebih dari itu selain kita bisa mendapatkan manfaat dari tulisan kita, kita juga bisa membagikan manfaat bagi orang lain. Dan bisa jadi dengan tulisan kita, kita bisa menjadikan dunia ini lebih baik. Dan dengan tulisan maka manfaat yang kita berikan tak kan lekang oleh waktu, Karena sejarah dimulai dengan Aksara.

Jadi tunggu apalagi? Yuk kita belajar menulis ^^

2 thoughts on “Menulis itu Sulit

    • makasih untuk link nya, dan saya juga setuju klo nulis itu mudah. klo kata temen saya, menulis itu mudah klo kita dag tau AMBAKnya (Apa manfaatnya Bagi Ku). dan tiap orang punya alasan yang berbeda-beda untuk menulis. dan memang setelah saya dah dapat AMBAKnya ternyata mudah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s