Tertekan? Tonton aja Tai Chi Master

Standar

Teringat dengan film Tai Chi Master. Film yang menceritakan perjalanan dua orang sahabat dari kuil Shaolin. Jun Bao dan Tian Bao, berkelana keluar kuil setelah cukup lama belajar di sana. Dari film ini minimalnya saya mendapatkan dua buah pelajaran yang begitu berarti.

Bagian pertama yang saya dapatkan ketika menonton film ini yaitu ketika Jun Bao sang tokoh utama mengalami tekanan mental yang sangat berat. Tekanan tersebut diberikan oleh sahabatnya sendiri, Tian Bao. Sahabat yang sangat ia percayai bahkan telah Ia anggap sebagai kakak. Karena ketamakan Tian Bao untuk mendapatkan posisi tinggi, Ia rela mengkhianati teman-temannya. Mengorbankan nyawa mereka untuk memenuhi ambisinya. Jun Bao begitu sulit mempercayai kenyataan pahit tersebut.

Saking beratnya tekanan mental yang dialami. Jun Bao kini bagai orang gila. Minum dari comberan bersama bebek, menulis di dinding dan berbicara dengan boneka kayu. Kehilangan kesadaran diri, sebagai alasan berlepas dari kenyataan yang telah terjadi. Hal tersebut tidak membuatnya semakin baik, bahkan kegilaannya semakin menjadi.

Sampai suatu ketika, Jun Bao diajak berkeliling ladang. Ia bertemu dengan seorang lelaki yang tengah memanggul kayu bakar. Ketika itu, datang lah seorang teman lelaki mengabarkan bahwa istri lelaki tersebut akan segera melahirkan. Mendengar kabar gembira trsebut sang lelaki langsung bergegas pulang. Namun karena harus membawa beban kayu yang begitu berat  membuat lelaki tersebut berjalan begitu lambat. Melihat hal tersebut, sang teman berkata pada lelaki itu“ Lepaskan bebanmu, sambutlah masa depan”.

Setelah mendengarkan kata-kata itu, kewarasan  Jun Bao mulai kembali sedikit demi sedikit. Ia merenungkan maksud kalimat yang diucapkan seng teman lelaki tadi. Begitu menemukan makna ucapan tersevut Jun bao akhirnya berusaha untuk melepaskan bebannya dan bersiap menyambut masa depan. Ia sadar bahwa memikirkan beban yang dialaminya tidak akan pernah menyelesaikan masalah. Dengan demikiann Ia memutuskan untuk bangkit menyambut masa depan.Ia berusaha memperbaiki kesalahan sebelumnya.

Bagian kedua yang saya dapati dari film ini adalah filosofi air. Setelah kesadaran Jun bao kembali. Jun Bao mulai mempelajari kitab Tai Chi yang diberikan gurunya di shaolin.  Salah satu ilmu yang dipelajarinya adalah filosofi air ini. Air sebagai bagian dari alam memilki karakteristikanya sendiri. Salah satunya adalah ketika kita menekannya, maka air akan melawan dengan gaya yang sama. Jun bao mengujinya dengan mencoba memasukan sebuah bola ke dalam gentong air. Kemudian ia menekan bola tersebut ke dalam air. Semakin dalam bola ditekan semakin besar gaya yang diberikan oleh air.

Begitu pula dalam hidup ini, sering kali kita mengalami berbagai macam tekanan hidup. Saking beratnya tekanan hidup yang kita alami seakan memaksa kita untuk memilih mati saja. Karena merasa tidak sanggup menghadapi tekan hidup. Sayangnya kebanyakan dari kita lebih memilih berfokus pada tekanan masalah bukan berfokus memikirkan solusi yang bisa kita lakukan. Lebih memilih menikmati penderitaan yang terjadi daripada menikmati perjuangan menyelesaikan masalah tersebut.

Seringkali jalan keluar muncul ketika selangkah lagi menuju putus asa. Tidakkah kita ingat akan firman Allah swt “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya….”(QS Al Baqarah 286). Seperti halnya karakter air tadi semakin ia ditekan semakin besar gaya yang diberikan. Artinya semakin besar tekanan yang kita alami, berarti kemampuan kita dalam menghadapinya jauh lebih besar dari sebelumnya. Kenapa harus begitu? Karena dalam hidup ini zaman akan terus berubah, jika kita tidak siap untuk berubah maka kita hanya akan terseret oleh laju zaman ini. Seperti halnya hukum alam yang terjadi. Hanya yang kuatlah yang mampu bertahan. So, fokuslah pada solusi jangan menikmati penderitaan. Karena masa depan ditentukan oleh pilihan kita saat ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s