Ingatlah Masa-masa itu

Standar

Melihat seorang bayi yang sedang belajar berjalan mengingatkan kita akan masa kecil kita dulu. Pastinya setiap pasti pernah mengalami hal yang sama dengan bayi tersebut. Kita juga pernah belajar untuk berjalan layak bayi kecil tersebut. Namun kita lupa akan maksud tuhan kenapa tuhan menciptakan kita tanpa kemampuan berjalan sebelumnya. Kita dibiarkan bersusah payah terlebih dahulu sebelum kita mampu pandai berjalan seperti sekarang, bahkan sekarang kita mampu untuk berlari dengan sangat cepat.

Sebenarnya Tuhan tahu bahwa manusia memiliki potensi yang sangat besar di dalam dirinya, karena Tuhan sendirilah yang menciptakan manusia dengan kemampuan tersebut. Seperti bayi yang tengah belajar berjalan, sebelum mulai berjalan ia belajar untuk membalikan tubuhnya terlebih dahulu. Setelah ia mampu membalikan posisi tubuhnya kemudian ia belajar untuk merangkak sedikit demi sedikit ia semakin mahir merangkak. Kemudian ia belajar untuk berdiri menahan berat tubuhnya, dan akhirnya ia memulai langkah pertamanya untuk berjalan.

Dalam setiap fase tersebut tidak sedikit ia mengalami banyak kegagalan. Kegagalan demi kegagalan yang dialaminya tidak menjadikan bayi mungil ini menyerah untuk terus belajar. Ia tetap berusaha untuk melakukannya hingga akhirnya ia mampu berjalan.

Mungkin hal tersebut yang saat ini telah kita lupakan. Sekarang kita lebih takut untuk memulai sesuatu, karena disaat kita akan memulai sesuatu akan muncul banyak bayangan yang membuat kita beranggapan bahwa hal tersebut tidak akan berhasil. Padahal sebelumnya kita belumpernah mencobanya sama sekali.

Mungkin kita harus menjadi seorang bayi lagi agar kita kembali menyadari kemampuan yang kita memiliki. Kemampuan yang membedakan kita dengan makhluk lainnya. Bahwa kita akan semakin besar dengan belajar dari apa yang pernah kita lakukan. Baik itu sesuatu yang baik atau pun tidak, yang pasti kita akan menjadi semakin besar karena kemampuan tersebut.

3 thoughts on “Ingatlah Masa-masa itu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s